Langkah-langkah
membuat database:
1. Buka program
Microsoft Access, dengan cara:
- Klik Start
- Klik Programs, klik
Mocrosoft Office
- Klik Microsoft
Access 2007

2. Untuk membuat
database baru, Klik Blank Database, disebelah kanan akan tampil dialog Blank
Database.

3. Tentukan Nama file
dan lokasi penyimpanan database yang terletak disebelah kanan bawah.CATATAN:
untuk memberi nama database, tidak diperbolehkan memakai spasi, jika ingin
memberi jedah, gunakan “_” untuk memisahkan nama file tersebut.Contoh:database_anak_IDA04
atau DatabaseAnakIDA04.

4. Kemudian klik
tombol create.
5. Selanjutnya akan
tampil lembar kerja database.
Membuat Table:
1. Klik tab menu
Create
2. Klik Table Design
3. Maka akan muncul
tampilan Table Design

Lalu Klik kanan pada
nama table kemudian pilih design view,dan selanjutnya buat nama.
4. Isi kolom-kolom di
Field name, Data Type, Description.
Keterangan:
Field name : merupakan
kolom untuk menuliskan nama field yang akan dipesan
Data Type : untuk
menentukan jenis data, apakah datanya berupa abjad, angka, tanggal, dst
Description : tidak
harus diisi hanya berupa keterangan yang kita tulis yang berhubungan dengan
nama field
Field properties :
untuk menentukan ukuran dari panjang field, format data, judul field, validasi
dll.
Catatan: Field adalah
kolom-kolom yang ada di database,contoh : NIM, Nama Pegawai, Alamat, Jenis
Kelamin dll. Setiap field itu ada pengaturan atau properties nya sendiri,
contoh field Nama Pegawai atau alamat, data type nya text, di field properties
nya #yang ada dibawah# field size: 50. klo untuk tanggal, ada pengaturannya
sendiri. Dicoba aja. Oia setiap table itu ada PRIMARY KEY nya. Maksudnya,
seperti patokan gitu. Misalnya field pertama itu NIM, biasanya NIM kan isinya
angka aja, atau campur-campur dari angka dan huruf, biasanya klo KEY itu,
berurutan. Contoh M001, baris ke dua M002, M003 dst. Klo g beraturan, nanti
bias bermasalah sama databasenya. Primary key itu terletak di pojok kiri
samping field. Ada gambar kunci. Klo g mau aktifin primery key, ke design.
a) Tabel_Barang
Untuk membuat tabel
barang caranya, klik Create pilih Table lalu save dengan nama Tabel_Barang
lihat gambar dibawah :


Setelah itu kita mulai
design table beserta menentukan field-fieldnya, caranya klik kanan pada
Tabel_Barang kemudian pilih DesignView , dan tentukan Primary Key nya
padakode_barang seperti gambar dibawah ini :

Setelah dibuat Design
nya, lalu klik kanan pada Tabel_Barang kemudian pilih open, lalu masukkan 10
database seperti gambar dibawah ini :

Setelah selesai
selanjutnya kita buat Tabel_Karyawan :
b) Tabel_Karyawan :
Buat tabelnya sama
seperti diatas hanya lalu Desain Viewnya kita buat lagi, lihat gambar dibawah
ini :

Setelah dibuat klik
kanan pada Tabel_Karyawan kemudian pilih open, lalu masukkan10 database seperti
gambar dibawah ini :

Setelah dibuat kita
lanjut membuat tabel detail penjualan :
c) Tabel_D_Penj
Buat tabel baru,
kemudian DesignViewnya, buat seperti gambar dibawah ini :

Setelah dibuat klik
kanan pada Tabel_D_Penj kemudian pilih Open, lalu masukkan10 database seperti
gambar dibawah ini :

Setelah dibuat, terus
yang terakhir kita membuat tabel header penjualan :
d) Tabel_H_Penj
Nah, kalian sudah
ngerti kan tinggal saya kasih DesignViewnya nih, lihat gambar :

Setelah itu masukkan
10 record databasenya, seperti gambar :

Nah, tabel sudah kita
buat semua lalu langkah selanjutnya kita harus menghubungkan (Relationship)
tabel-tabel tersebut :
Caranya
adalah :
Buat relasi antara
tabel-tabel tersebut dengan mengklik “Database Tool” dan “Relationship”kemudian
akan muncul Show Tabel, setelah itu pilih semua tabel lalu klik Add, maka akan
muncul tabel-tabel tersebut pada Relationship, seperti gambar dibawah ini :

Untuk membuat relasi drag
Primary Key ke Kunci tamu pada tabel lain.Sesaat setelah melakukan drug dari
Primary Key ke Kunci tamu di tabel lain, akan muncul jendela konfirmasi, klik
Create. Lihat gambar dibawah ini :

Relasikan tabel-tabel
tersebut sehingga seperti gambar dibawah ini :

Maka tabel-tabel
tersebut akan saling berhubungan ketika kita input transaksi.
Dibawah ini adalah
tampilan tabel-tabel yang telah kita relasikan.
A) Tabel Barang

B) Tabel Karyawan

C) Tabel Header
Penjualan

Selanjutnya untuk
membuat operasi penghitungan transaksi pada tabel detail penjualan, kita harus
membuat Query, caranya adalah :
1. Klik Create, lalu
pilih Query Design setelah itu pilih tabel detail penjualan lalu KlikAdd klik
Close
2. Pada jendela Query
buat Query seperti gambar dibawah ini :

3. Pada kolom terakhir
pada field ketikan “ Total_Harga = [Harga] * [Jumlah] “, maka setelah
dijalankan hasilnya seperti gambar berikut :

4. Simpan Query dengan
nama : query_d_penj
0 comments:
Posting Komentar